Yayasan Graha Mada Munaadin menjalankan empat pilar program terpadu untuk mewujudkan tagline “Dari Ilmu dan Kepedulian, Untuk Negeri dan Kemanusiaan.” Setiap program dirancang berbasis kebutuhan, berdampak terukur, dan berkelanjutan.
Program ini berfokus pada peningkatan budaya baca, penguatan literasi, dan pengembangan pengetahuan. Selain melalui taman bacaan, diklat, dan pelatihan karya ilmiah, kami juga membuka ruang untuk pengembangan lembaga pendidikan, baik formal maupun nonformal, yang berorientasi pada mutu, karakter, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Subprogram & Kegiatan Utama:
Program ini menghadirkan pelatihan dan seminar untuk meningkatkan keterampilan serta profesionalisme masyarakat. Kami berkomitmen membekali peserta dengan kompetensi teknis dan akademis yang relevan dengan kebutuhan zaman. Meningkatkan kompetensi teknis dan akademis serta etos profesional melalui pelatihan terstruktur dan seminar berbasis praktik baik.
Subprogram & Kegiatan Utama:
Program ini bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan dan menumbuhkan spiritualitas yang inklusif. Melalui kajian kitab, pengajian, dan kegiatan keagamaan lainnya, kami berusaha membentuk pribadi yang berakhlak, beriman, dan menebar kebaikan.
Subprogram & Kegiatan Utama:
Program ini mewujudkan kepedulian melalui aksi sosial, pemberdayaan komunitas, dan respon kemanusiaan, menghubungkan bantuan langsung dengan penguatan kapasitas warga.
Subprogram & Kegiatan Utama:
Program literasi berbasis komunitas yang menyediakan ruang baca, pendampingan anak–remaja, dan kegiatan berbagi pengetahuan agar budaya membaca tumbuh menjadi kebiasaan keluarga. Harapan luaran mencakup meningkatnya frekuensi membaca, lahirnya karya sederhana dari peserta, serta tumbuhnya jejaring relawan literasi.
Pelatihan terstruktur untuk menulis artikel ilmiah yang etis, rapi, dan siap kirim ke jurnal atau prosiding—mencakup perumusan masalah, telaah pustaka, IMRAD, sitasi, penggunaan reference manager, dan anti-plagiasi. Harapan luarannya adalah tersusunnya draf artikel siap submit, meningkatnya kapasitas sitasi, serta peta jurnal sasaran yang realistis.
Kelas yang membekali peserta dengan kecakapan menilai informasi, etika bermedia, keamanan data, serta teknik cek fakta untuk menekan misinformasi di ruang digital. Harapan luarannya berupa meningkatnya ketahanan informasi, perilaku bermedia yang bertanggung jawab, dan kemampuan dasar fact-checking mandiri.
Pendampingan perancangan dan penguatan lembaga pendidikan—mulai kurikulum, asesmen, tata kelola mutu, SOP akademik, hingga kesiapan akreditasi—agar layanan belajar relevan, inklusif, dan berkelanjutan. Harapan luarannya adalah blueprint lembaga, SOP operasional, serta rencana mutu tahunan yang terukur.
Peningkatan kompetensi tata kelola arsip aktif–inaktif, penyusutan, digitalisasi, metadata, dan keamanan informasi untuk mendukung layanan publik yang akuntabel. Harapan luaran meliputi tersusunnya SOP/flow proses, rencana kerja digitalisasi yang realistis, dan checklist audit internal unit kerja.
Forum ilmiah untuk bertukar pengetahuan, kebijakan, dan praktik baik kearsipan lintas institusi melalui keynote, panel tematik, dan call for papers yang menghasilkan prosiding atau lainnya. Harapan luarannya adalah rekomendasi kebijakan yang aplikatif, penguatan jejaring profesi, dan diseminasi hasil riset terapan.
Pembelajaran kitab dengan pendekatan tadabbur dan kontekstualisasi nilai agar ajaran keagamaan membumi dalam akhlak, keluarga, dan kehidupan sosial. Harapan luarannya mencakup pendalaman pemahaman, penguatan moderasi beragama, serta praktik ibadah dan akhlak yang konsisten.
Penyaluran bantuan tepat sasaran untuk yatim, dhuafa, dan respon bencana yang terukur dan transparan, menghubungkan donatur, relawan, dan penerima manfaat. Harapan luaran berupa terpenuhinya kebutuhan dasar prioritas, data penerima manfaat yang terdokumentasi, dan laporan akuntabel.
Program penguatan kapasitas ekonomi-sosial warga melalui pelatihan keterampilan, literasi keuangan, dan mentoring usaha mikro agar keluarga lebih mandiri. Harapan luaran adalah rencana usaha sederhana, peningkatan pendapatan awal, serta akses jejaring pasar lokal.
Gerakan hidup bersih dan sehat yang mengintegrasikan aksi lingkungan, bank sampah, skrining kesehatan dasar, dan edukasi gizi berbasis komunitas. Harapan luarannya berupa perubahan perilaku PHBS, lingkungan lebih bersih, serta rujukan layanan kesehatan dasar bagi warga rentan.